Rheonik RHM015 Coriolis Mass Flow Meter: Efficient Superior Precision

Rheonik RHM015 Coriolis Mass Flow Meter: Efficient Superior Precision

Dalam proses industri, pengukuran aliran fluida dengan akurat menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga efisiensi dan kestabilan proses. Kesalahan pengukuran flow dapat menyebabkan penggunaan bahan baku tidak sesuai, proses dosing kurang tepat, hingga meningkatnya biaya operasional. Karena itu, dibutuhkan flow meter yang mampu memberikan pengukuran presisi, terutama pada aplikasi dengan laju aliran yang sangat kecil.

Rheonik RHM015 Coriolis Mass Flow Meter hadir sebagai solusi untuk kebutuhan tersebut. Flow meter Coriolis ini dirancang untuk mengukur laju aliran yang sangat rendah dengan tetap mempertahankan tingkat presisi yang tinggi. Ukurannya yang compact juga membuat Rheonik RHM015 cocok digunakan pada sistem dengan keterbatasan ruang instalasi.

Apa Itu Rheonik RHM015 Coriolis Mass Flow Meter?

Rheonik RHM015 merupakan Coriolis mass flow meter yang dirancang khusus untuk aplikasi dengan flow rate rendah, termasuk kebutuhan flow control, batching, dosing, dan injection. Berdasarkan spesifikasi resmi Rheonik, RHM015 memiliki rentang pengukuran mulai dari 0,002 kg/min hingga 1,2 kg/min, sehingga dapat digunakan untuk mengukur aliran fluida dalam jumlah kecil secara lebih terkontrol.

Teknologi Coriolis bekerja dengan mendeteksi perubahan gerakan pada measurement tube ketika fluida mengalir. Dari perubahan tersebut, sistem dapat menentukan mass flow secara langsung. Pendekatan ini membuat pengukuran tidak hanya bergantung pada volume fluida, sehingga sangat berguna untuk aplikasi industri yang membutuhkan pengukuran massa secara presisi.

Akurasi Tinggi untuk Pengukuran Flow yang Presisi

Salah satu keunggulan utama Rheonik RHM015 adalah kemampuannya memberikan pengukuran dengan tingkat presisi tinggi. Spesifikasi produk mencantumkan akurasi hingga 0,1% of rate, sementara konfigurasi sensor tertentu dapat mencapai flow measurement uncertainty hingga ±0,05% of rate. Repeatability juga dapat mencapai ±0,05% of rate.

Kemampuan tersebut membuat RHM015 sesuai untuk proses yang membutuhkan pengendalian aliran secara konsisten. Contohnya adalah chemical injection, dosing, fuel measurement, oil measurement, dan berbagai proses industri dengan kebutuhan pengukuran flow rate yang rendah.

Mampu Mengukur Flow Rate Sangat Rendah

Tidak semua flow meter dapat memberikan performa optimal ketika digunakan pada aliran yang sangat kecil. Rheonik RHM015 dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Dengan typical minimum flow hingga 0,002 kg/min atau sekitar 2 gram per menit, RHM015 dapat digunakan pada aplikasi yang membutuhkan pengukuran flow rate rendah. Kemampuan ini menjadi salah satu nilai lebih dibandingkan flow meter yang lebih ditujukan untuk pengukuran dengan kapasitas aliran besar.

Pengukuran flow rendah sangat penting pada sistem dosing dan injection karena perubahan kecil pada jumlah fluida dapat memengaruhi hasil akhir proses.

Cocok untuk Aplikasi Tekanan Tinggi

Selain memiliki kemampuan mengukur flow rate rendah, Rheonik RHM015 juga dirancang untuk menghadapi kondisi proses dengan tekanan tinggi. Sensor ini memiliki pressure rating hingga 1481 bar atau 21.480 psi, tergantung material dan konstruksi yang digunakan.

Kemampuan tersebut memberikan fleksibilitas untuk digunakan pada berbagai aplikasi industri yang membutuhkan pengukuran fluida dalam kondisi tekanan tinggi. Pemilihan material dan konfigurasi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi aktual proses agar flow meter dapat bekerja secara optimal.

Desain Compact dan Fleksibel untuk Instalasi

Rheonik RHM015 memiliki desain yang compact sehingga tidak membutuhkan footprint pipa yang besar. Hal ini menjadi keuntungan ketika flow meter harus dipasang pada skid, panel proses, dosing system, atau area instalasi dengan ruang terbatas. Datasheet RHM015 juga mencantumkan berbagai pilihan process connection yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan instalasi.

Rheonik juga menawarkan fleksibilitas konfigurasi material wetted parts, termasuk stainless steel 316L, Super Duplex, Alloy C22, Sandvik HP160, dan material lain untuk kebutuhan aplikasi tertentu.

Aplikasi Rheonik RHM015 di Industri

Rheonik RHM015 dapat digunakan pada berbagai aplikasi yang membutuhkan pengukuran mass flow secara presisi. Beberapa contohnya adalah:

  • Chemical injection dan dosing

  • Pengukuran bahan bakar

  • Oil measurement

  • Sistem batching

  • Sistem injection dengan flow rate rendah

  • Proses industri dengan tekanan tinggi

  • Aplikasi laboratorium dan proses khusus

  • Sistem monitoring dan kontrol aliran fluida

Kemampuan mengukur flow dalam jumlah sangat kecil membuat RHM015 menjadi pilihan menarik untuk proses yang membutuhkan kontrol penggunaan fluida secara lebih presisi.

Mengapa Memilih Rheonik RHM015?

Pemilihan flow meter sebaiknya tidak hanya berdasarkan ukuran pipa atau kapasitas aliran. Kondisi proses, flow rate minimum, tekanan, temperatur, jenis fluida, serta kebutuhan akurasi harus menjadi pertimbangan utama.

Rheonik RHM015 menawarkan kombinasi antara precision, compact design, low flow measurement, dan kemampuan bekerja pada tekanan tinggi. Sensor ini juga memiliki rentang temperatur fluida yang luas, dengan pilihan konfigurasi yang mencakup temperatur sangat rendah hingga temperatur tinggi.

Dengan karakteristik tersebut, Rheonik RHM015 Coriolis Mass Flow Meter dapat menjadi solusi untuk industri yang membutuhkan pengukuran mass flow secara akurat pada flow rate rendah. Penggunaan flow meter yang tepat dapat membantu meningkatkan kontrol proses, menjaga konsistensi dosing, mengurangi potensi kesalahan pengukuran, dan mendukung efisiensi operasional.

Untuk mendapatkan hasil pengukuran maksimal, pemilihan tipe RHM015 sebaiknya disesuaikan dengan flow rate, tekanan, temperatur, karakteristik fluida, material wetted parts, serta konfigurasi process connection yang digunakan pada sistem.

Coriolos Mass Flow Meter

Aplikasi Industri Terkait
Chemical & Petrochemical

Corrosion-resistant instrumentation for aggressive chemicals, acids, hydrocarbons, and solvents.

Lihat Solusi Industri
Share
// Scroll listener for Navbar shadow & Back-to-Top button const navbarEl = document.querySelector('.navbar'); const backToTopBtn = document.getElementById('back-to-top'); window.addEventListener('scroll', () => { if (window.scrollY > 40) { navbarEl?.classList.add('nav-scrolled'); } else { navbarEl?.classList.remove('nav-scrolled'); } if (window.scrollY > 280) { backToTopBtn?.classList.add('show'); } else { backToTopBtn?.classList.remove('show'); } }); backToTopBtn?.addEventListener('click', () => { window.scrollTo({ top: 0, behavior: 'smooth' }); }); // Non-blocking navigation progress bar const topBar = document.getElementById('top-loading-bar'); window.addEventListener('beforeunload', () => { if (topBar) { topBar.style.opacity = '1'; topBar.style.width = '75%'; } });